Segalanya Bermula Disini

Wahai Nabi, moga salam sejahtera tetap kepadamu.
Wahai Rasulullah, moga salam sejahtera tetap kepadamu.

09 April 2015

Siapa Kita?



Semakin hariku rasakan semakin manis perjalanan hidupku. Alhamdulillah, walau jalan berliku terpaksa ditempuh, namun cukup bernilai apabila perjalanan dilalui dengan penuh keikhlasan dan niat yang jelas.

Alhamdulillah, karena masih mampu menulis dan diberikan ilhamNya untuk terus dan terus menulis di blogg ini. Dengan itu kalian mampu membaca hasil tulisan saya yang tak seberapa bagus ini.
Berharapkan sama-sama mendapat manfaat. Semoga saling mengingatkan dan sampaikanlah kebaikan dan pesan walau 1 ayat.

Saat saya sedang bermain facebook, saya tertarik dengan status salah seorang teman Facebook dan saya copy sebagian dari statusnya untuk menjadi status saya.
Alhamdulillah, niat untuk memberi kesadaran kepada kita semua, termasuk saya. Ya! Termasuk saya. Saya juga manusia yang tidak sempurna, kadang salah pandang dan underestimated orang lain juga.

Kita semua sama di sisiNya. Ingatlah teman, karena kita semua makhluk ciptaan Allah yang mempunyai kekurangan dan kelebihan. Setiap kekurangan yang ada merupakan 1 muhasabah yang perlu kita hayati agar kita menjadi insan yang lebih baik dan bersyukur. Coba kita sama-sama renungkan.

Melalui kehidupan yang lepas, biarlah kita jadikan semua kesalahan dan kekhilafan kita sebagai pengajaran dan pendidikan agar kita lebih baik di masa sekarang dan masa akan datang. Yang penting, jangan sesekali salah tafsir orang lain dengan melihat dari sudut yang negatif.
Pandanglah kehidupan dari sudut yang positif. Inshaa Allah, hati kita akan tenang. Jangan sesekali memandang rendah, karena setiap sesuatu yang datang itu beralasan. Hanya Allah yang Maha Mengetahui. Mungkin, mereka yang kita pandang rendah itu lebih baik dari kita.


“Tidaklah seorang muslim tertimpa keletihan, sakit, kebingungan, kesedihan hidup, atau bahkan tertusuk duri, kecuali Allah menghapus dosa-dosanya. (HR. Muttafaq Alaih)
Sementara itu dalam kehidupan kita memang tidak bisa dipungkiri pasti akan menemui manusia yang memang sikapnya memandang rendah orang lain. Biarlah, karena suatu hari nanti dia pasti sadar dari kesalahannya. Kita doakan saja. Semoga dia diberi hidayah Allah. Jangan pernah berputus asa mendoakan seseorang.

"Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya menjadi kebaikan, dan hal itu tidak pernah terjadi kecuali bagi seorang mukmin: jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, maka hal itu menjadi kebaikan baginya, dan jika ia mendapatkan musibah, ia bersabar, maka itu menjadi kebaikan baginya" 
(Hadith Riwayat Muslim)

Inshaa Allah, sesungguhnya semakin kita menjelajahi suatu ilmu yang bermanfaat, semakin banyak manfaat yang kita dapat dan peroleh untuk tujuan bersama.
Siapa bilang Facebook itu suatu media sosial yang tak bermanfaat?
Renung-renungkan semua. Salam Muhasabah dan istiqamah dalam kebaikan!

"Dan barang siapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)" -  QS. Al-Isra':72

Renungan untuk kita semua.

Mari kita tajamkan mata hati dengan alunan dzikir dan bacaan ayat-ayat Al-Qu'ran.


Dita Rizqi Tri Hakim
Eighth Note