Segalanya Bermula Disini

Wahai Nabi, moga salam sejahtera tetap kepadamu.
Wahai Rasulullah, moga salam sejahtera tetap kepadamu.

07 Juni 2013

Aku Cuma An-Nisaa Akhir Zaman


Ya Allah, Jadikan aku tabah seperti Ummu Khadijah. 
Sehingga dirinya digelar afifah solehah. Dialah wanita pertama tiada ragu mengucap syahadah. Pengorbanan bersama Rasulullah susah senang bersama. Walau hilang hartanya karena berdakwah. Walau dipulau 3 tahun 3 bulan. Imannya tak sedikitpun goyah. Mampukah aku setabah dirinya? Andai diuji sedikitpun sudah goyah. Baru dihina sudah mengalah. Ya Allah, tabahkan aku sepertinya..

Ya Allah, Jadikan aku semulia Fatimah Az-Zahrah. 
Betapa besar kasih sayangnya kepada ayahandanya. Tidak pernah putus asa pada perjuangan dakwah baginda. Anak yang semulia pribadi baginda. Tangannyalah yang membersihkan luka dan tangannya juga yang membersihkan cela pada jasad Rasulullah tercinta. Gagahnya dirinya kepada dugaan. Mampukah aku sekuat Fatimah? Saat aku terluka dan dendam menyapa. Saat disakiti dan dicaci maki. Ya Rabbi.. teguhkan hatiku sepertinya..

Ya Allah, Jadikan aku sehebat Masyitah dan Sumaiyah. 
Tukang sisir yang beriman dan Keluarga Yasir yang bertakwa. Sungguh kesabaran mereka menggoncang dunia. Iman tetap terpelihara walau nyawa jadi taruhan. Mampukah sabarku seperti mereka? Tatkala digoda nafsu dunia, entah dimana hilangnya Iman di dada.

Ya Rahman.. Kuatkan Imanku seperti Masyitah. 
Terjun dengan penuh yakin bersama bayi ke panci mendidih karena yakin Allah pasti disisi. Sabarkan aku seperti Sumaiyah biar tombak menusuk jasad. Iman tak sedikitpun rapuh.

Ya Allah, Jadikan aku semulia Ummu Sulaim. 
Perkawinannya dengan Abu Talhah atas mahar Iman. Islamlah Abu Talhah sehingga menjadi sahabat Rasulullah. Betapa hebatnya tarbiyyah istri pada suami. Hingga segala panahan ke Rasulullah pada hari uhud disambut dengan belakang jasad Abu Talhah.

Ya Allah, Tarbiyyahkan aku pada cinta sepertinya. Tingginya nilai cinta pada harga Iman. Mampukah aku menatap cinta itu? Sedangkan rupa yang menjadi pilihan Ketulusan Iman diketepikan.
Ya Allah.. Ilhamkan aku pada cinta yang sepertinya..

Ya Allah, Jadikan aku sehebat Aisya Humaira. 
Istri termuda Rasulullah. Biar dilempar fitnah dia tetap teguh pada ketetapanNya. Istri sejati yang memangku Nabi pada saat terakhir beliau. Hadits dan Sunnah Rasulullah dipertahankan. Betapa hatimu seorang mujahidah. Ya Allah.. Mampukah aku seperti dirinya? Pada fitnah yang melanda. Diriku mulai goyah dan putus asa, teguhkan Imanku sepertinya.. Ya Rahim..

Ya Allah.. Teringat diriku pada Khansa. 
Empat orang anaknya mati di Jalan ALLAH. Dia meratap tangis, Anak sulungnya syahid, Anak keduanya turut syahid. Anak ketiganya dan keempat juga mati syahid. Namun tangisan itu bukan karena kepergian anak tercinta. Jawabnya karena tidak ada lagi anak yang diantar untuk berjihad. 

Ya Allah, Mampukah aku menjadi ibu yang berjihad? Sedangkan anak tidak menutup aurat pun masih banyak. Sedangkan anak yang meninggalkan sholatpun banyak tak terhingga. 
Berikan aku kekuatan sepertinya Ya Allah. Agar bersedia pada akhirat.

Wahai kaum Adam yang bergelar khalifah, didiriku ini tidak setabah Ummu Khadijah. Bukan juga semulia Fatimah Az-Zahrah. Apa lagi sesabar Masyitah dan Sumaiyah. Ataupun sehebat Ummu Sulaim dan tidak seteguh Aisya Humaira. 
Karena aku hanyalah An-Nisaa akhir zaman. Dimana Aurat semakin dibuka terdedah. Dimana syahadah hanya pada nama. Dimana Dunia yang terus dipuja. Dimana nafsu fana menjadi santapan utama. Dimana batas senantiasa diabaikan. Dimana ukhwah sentiasa dipinggirkan.

Wahai Kaum Hawa, Kita cuma An-Nisaa. Para pendosa yang terbanyak di neraka.
Lantas walau tak setabah para Mujahidah namun Tabahlah pada ketetapan Allah, 
karena hanya padaNya ada Surga! 
Walau tak semulia para wanita sirah tapi muliakan diri dengan agama yang memelihara, 
karena padanya ada Pahala! 
Walau tak sesabar para wanita solehah namun sabarkan jiwa ini pada nafsu dunia yang menyiksa, 
karena padaNya ada bahagia!

Sesungguhnya Hawa seperti tulang rusuk kaum Adam. Bukan untuk ditindas karena lemah tapi untuk dilindungi karena Indah dan Indah apabila tertutup terpelihara. Karena disitulah terjaganya Syahadah. Bagaikan mekarnya wanita dalam sirah. Tuntunlah kami ke arah surga.

Bicara dari An-Nisaa yang hina.. 
Kabulkanlah doaku..
aamiin..


Loves, DRTH ♥
Eighth Note